Tampilkan postingan dengan label SOSBUDPAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOSBUDPAR. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2014

Pengurus AMAN Dari 19 Provinsi Kunjungi Karang Bajo

Karang Bajo - Pengurus Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dari 19 provinsi, 19-24 Februari berkunjung ke Balai Pusaka Sebaya Tanta Gubug Adat Karang Bajo Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Para tamu yang berjumlah 45 orang ini selama berada di Karang Bajo diinapkan di rumah warga setempat yang tujuannya untuk belajar  penyusunan Rencana Aksi Percepatan Pemetaan Partisipatif Wilayah Adat Karang Bajo.

Selasa, 18 Februari 2014

Camat Bayan Buka Musrenbang

Bayan - Camat Bayan, Sahti MPd, Senin pagi 17/2 membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbang) di gedung bulu tangkis kecamatan Bayan.

Sabtu, 08 Februari 2014

Keindahan Wisata Senaru dan Bayan

Senaru yang berarti sinar aru merupakan sebuah nama desa yang terletak di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Desa yang terletak di kaki rinjani ini memiliki kelebihan bila dibadingkan dengan desa-desa lainnya di KLU. Karena disamping sebagai pintu gerbang pendakian ke Rinjani, juga memiliki beberapa obyek wisata yang indah dan menawan.

Jumat, 07 Februari 2014

Kelestarian Budaya Bayan Tetap Terjaga

Bayan - Pada zaman dahulu Bayan disebut suwung artinya daerah yang banyak ditinggal penghuninya atau sepi. Suwung dipimpin oleh seorang Raja atau disebut Datu Bayan. Bayan artinya penerang. Diberikan nama Bayan karena Islam merupakan penerangan/pencerahan bagi masyarakat pulau Lombok berkembang dan pertama dari daerah ini dan menjadi sebuah kerajaan Islam tertua di Lombok, sehingga Rajanya bergelar Susuhunan Ratu Mas Bayan Agung.

Rabu, 05 Februari 2014

KSP Cinta Damai Mempermudah Masyarakat Dalam Mengembangkan Usaha

Karang Bajo - Keberadaan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Cinta Damai  yang berbadan hukum No. 523/BH/KDK.23.1/VIII/2005 tanggal 5 Agustus 2005 mempermudah bagi masyarakat dalam mengembangkan usahanya. Dan tahun 2014 ini tercatat sekitar 500 anggota masyarakat yang dapat dilayani. Sementara dana yang terhimpun dari masyarakat Rp. 1 milyar lebih.